Rabu, 25 Oktober 2017

Kenapa Blog ini Jarang Update!?





Time flies.. blog ini pun sama sekali gak menunjukan aktifitasnya layaknya blog-blog lainnya. Lantas kenapa blog ini gwa buat? ..entahlah, pada waktu itu gwa terinspirasi sama salah satu travel blogger yang eksistensi nya gak usah dipertanyakan lagi. Pun, blog ini gwa buat sebagai media meluapkan rasa hati gwa yang kala itu butuh tempat bersandar (re:baru putus) LOL.

So u guys who's reading this (kalo ada), sebeneranya banyak banget tulisan yang sedari dulu gwa mau upload, tapi terkendala pada masalah un-kosistensinya waktu untuk menjabarkannya. maka dari itu gwa hanya saved masing-masing judul beserta contents nya yang belum full (as u can see at the picture). Doakan agar gwa bisa berbagi lagi pengalaman yang telah gwa dapatkan dalam bentuk tulisan dalam blog ini. Cheers u guys, Viva blogger #LetsInspiring #LetsShare *apaan dahh -,- LMAO

Sabtu, 01 Juli 2017

My big plan Indochina trip



Day1
- Flight Bandung - Hochimin city Vietnam
- check in di saigon bavkpacker hostel / bisa cari yg lebih murah lewat app hostelworld
-Nongkrong di Bui vien street sambil jajan santai

Day2
- Bangun Pagi, Mandi, sarapan
- visit ngu lao
- visit post office
- visit notre dame cathedral
- visit Noi Quy
- visit War Remnats museum
- visit Saigon water pupet
- visit hung dao colosseum

Day 3
- Full day trip cuchi tunnels & check out dari hostel
- titip tas di agent & booking tiket ke phnomphen kamboja (beli di agent yang sama)
- perjalanan malam ke phnomphen kamboja yg jam 23.45

Day 4
- sesampainya di phnomphen beli tiket ke siemreap yg berangkat jam 18.00
- punya 9 jam di phnomphen
- Keliling Field
- Russian market
- Bus ke Siemreap

Day 5 - 6
- Sampai di siemreap sekitar jam 1-3 malam lanjut check in di garden village guest house 2 hari / nyesuain dari hostelworld (sebenernya cuma ada angkor watt dan 1 hari udah cukup, tapi ngapain buru buru, hari ke 2 bisa dipake tawaf haha)
- sewa sepeda biar bisa dapet sunrise  Angkor watt!!! 
- masuk angkor watt
- keluar dari angkor watt jam 14.00
- pubstreet (buat yg otaknya mesum)
- bis ke bangkok di hari ke2 ambil yg jam 02.30 malem

Day 7
- Bangkok!! , sampai sekitar jam 12 siang
- ke khaosan road (surga backpacker di thailand)
- check in hostel di new road guest hostel / nyesuain hostelworld
- jalan-jalan

Day 8
- pergi ke pattaya bis paling pagi
- di pattaya improve sendiri aja, semuanya bagus disini
- di pattaya kita ngegembel coy, gak perlu sewa hostel besok pagi banget udah balik lagi ke bangkok
- red distik malam (ok... buat yg mesum again)

Day 9
- balik bangkok bis paling pagi
- visit wat po
- visit catuchak
- nongkrong di bangkok river

Day 10
- eksplor yang belum
- check out hostel
- bis ke phuket yg jam 18.00 (usahakan cari bus yg langsung jangan yg transit dulu)

Day 11
- nyampe phuket, jalan ke terminal kota phuket
- check in hostel (inget coy, phuket itu destinasi mahal, kalo mau check in monggo atau gembel disana cari kantor polisi/masjid buat disinggahi monggo)
- karon beach

Day 12
- kata beach
- big budha
- bus ke hatyai (cari yg perjalanan malam)

Day 13
- samapi di hat yai
- cari kereta jam 07.30 pagi ke butterworth (penang malaysia) / bis jam 10,11,17)

Day 14
- butterworth, penang malaysia
- tour penang
- pergi ke KL cari transport malam (sorry belum dapet)

Day 15
- kuala lumpur
- visit batu cave
- visit masjid jamek
- visit twin tower
- visit bukit bintang

Day 16
- Pergi ke malaka
- sampai sore
- check in di... (nyesuain di hostelworld)
- jjs di jonker street sambil nongkrong samping sungai

Day 17 - 18
- bangun pagi, sarapan, mandi
- vist dutch square
- visit a famosa
- visit st pauli hall
- visit porta de santiago
- visit istana sultan malaka
- keliling malaka

Day 19
- pejalanan malaka - singapore

Day 20
- singapore, check in di abc hostel / gembel di marina bay tar malemnya
- visit marina bay
- visit merlion
- visit santosa islan
- visit mustafa center
- bermalam di marina bay (emang boleh? Kemaren suhu solo backpacker gue kang dany, dia tidur di kursi taman yg ngadep ke marina bay, kalo ada police nanya bilang aja kemaleman dan kecapean mau nyari hostelnya dan paling police nanya passport kita)

Day 21
- Jelajah yg belum
- bersih bersih di changi intern airport
- pulang ke indo

* sebenernya 21 hari kurang, pingin nya sebulan makanya tar pasti ada revisi
* itin ini masih jauh dari lengkap, makanya madih perlu tanya- tanya ke yg udah pernah
* asumsi uang buat makan gak di cantumin, berhubung kita ak tau sama makanan halal atau enggaknya dan sesuai selera
*budget belum di cantumin tapi asumsi budget sekitar 5jt diluar tiket. ( berat ya? Pasti lah. Tapi bisa kalian capai adal niat dan ambil kerja sampingan, nambung maksimal)
* itin gue ini dapet dari beberapa artikel artikel punyanya bos fajar, bang zavitto, kang dany dan beberapa sumber yg gue dapet.
* perjalanan gak selalu sama kaya itin kita sesuain budget aja tapi beberapa destinasi wajib gue: siemreap kamboja (angkor watt), bangkok, sama malaka malaysia, (singapore, boleh lah)
* kurs dollat lagi naik siasatin uang jangan di ke dollar-in semua palingan vietnam, kamboja aja yg wajibin pake dollar sisanya bisa beli mata uang lokal kaya baht, ringgit, sama SGD nya
* peralatan yg dibawa bisa improve nanti, yg jelas carrier 40-60 liter itu wajib
* beberapa tambahan bakal gue post lain waktu kalo ada masukan lain.
Thanks!

Kamis, 10 Maret 2016

Never Seen Anything Like "Paserang & Kenawa Island"

Sebelumnya gue mau minta maaf sama Judul Entri tulisan ini, masih banyak ko tempat/pulau yang bagus banget di Indonesia hehe.
Khusus buat kalian yang akan ataupun sedang berkunjung ke Sumbawa, kali ini gue mau kasih info destinasi yang jangan sampe kalian lewatin, yaps, pulau Paserang dan pulau Kenawa. Dua gugusan surga Dunia dari Sumbawa Indonesia.

Directions : Wherever you're stay just go to Kayangan Harbour - Pototano Harbour and you can visit to Both of Paserang and Kenawa with Public boat that can you find on Pototano Harbour.

Sebenernya dua pulau ini gak pernah ada di list itinerary gue, gue hanya mendapatkan ajakan dari dua temen yang gue temui di Rumah Singgah Lombok, Mas Digky dan Mba Meta. Ajakan gue dapet ketika gue beserta Mas Digky, Mba Eva dan beberapa visitor rombongan dari Jakarta berkunjung ke Sasaku Lombok (tempat beli oleh-oleh di Lombok) setelah menghabiskan waktu seharian berkunjung Serangkaian Pantai di Lombok tengah (Selong Belanak, Mawun, dan Tanjung Aan). Sebagai Pelancong yang selalu terpentok di biaya sebenarnya funding gue waktu itu sudah sangat terbatas, dan Gue masih punya list tempat yang akan gue kunjungi, beberapa pulau kecil di selatan pulau Bali (Nusa Lembongan, Nusa Ceningan, dan Nusa Penida), tapi apadaya, waktu itu gue diracun sama mereka berdua dengan ngasih liat beberapa picture yang bikin gue gak bisa tidur semalaman gegara mikirin apakah gue balik ke Bali atau nekat ikut mereka dengan keuangan yang makin menipis. Nasib... oh nasib..
Tapi akhirnya, gue beranikan diri untuk ikut ajakan meraka dengan segala keterbatasan B-)




Untuk kalian yang tinggal di Mataram ataupun daerah lain di Lombok, pastikan lo pergi menuju pelabuhan kayangan Lombok Timur terlebih dahulu, Bis, Taxi bisa jadi transport lo untuk menuju pelabuhan kayangan, opsi lain yang merupakan opsi gue pada saat itu, gue menuju pelabuhan kayangan menggunakan motor rentalan gue selama di Lombok *Loh gimana maksudnya pi? jadi gini, lama trip yang akan lo habiskan selama mengunjungi pulau paserang dan kenawa adalah 1D1N. Ketika lo menyewa motor ataupun mobil, lo bisa simpen motor/mobil yang lo rental selama sehari semalam di parkiran pelabuhan kayangan ini, dan sepulangnya lo dari trip lo bisa ambil lagi motor/mobil yang lo parkir dan akan dikenakan biaya parkir sebesar Rp. 10.000 / motor (mobil menyesuaikan)*, selanjutnya menggunakan fery menuju pelabuhan pototano (pelabuhan di Sumbawa Barat) dengan tarif Rp. 20.000, dan sesampainya di pelabuhan pototano, transport public boat menjadi transport terakhir kalian dengan tarif menyesuaikan. Begitupun rute pulang, menyesuaikan dengan rute pergi.


Tips & Trick :
 - Pastikan untuk tidak mengunjungi ke dua pulau ini sendirian, sharecost lebih dianjurkan dikarenakan biaya public boat ini semi mahal
- Seperti yang gue bilang diatas, transport menyesuaikan, tapi untuk menghemat budget, gue lebih sarankan naik bis Damri. Pertimbangan untuk tidak menggunakan motor adalah mahal di biaya parkir dan biaya sewa seharian karena si motor bakal useless.
- Hal lain yang perlu diperhatikan ketika berkunjung ke dua pulau ini adalah keuangan, fisik, makanan, camp gear yang akan lo gunakan untuk bermalam disana, dan camera tentunya.


Siang hari ketika lo sampai di sana, pulau pertama yang bakal lo kunjungi adalah pulau Paserang. Kemungkinan waktu yang lo bisa habisin disini sekitar sampai jam 4 / 5 sore dikarenakan lo bukan bermalam disini.  Sebenernya gak terlalu  tau pasti kenapa Paserang jadi pulau yang dikunjungi pertama, tapi mungkin karena pulau seberangnya atau pulau Kenawa lebih enak untuk dijadikan tempat camping.


Paserang Island


Banyak hal yang bisa lo lakuin di pulau Paserang ini, renang, snorkling, hammocking, ataupun foto - foto narsis dari puncak bukit paserang bisa jadi hal yang menarik buat lo lakuin.





view from top of paserang hill


Selanjutnya lo bakal lanjutin perjalanan untuk menuju pulau Kenawa, pulau terkeren yang pernah gue liat selama ini. fix lebay
Hal yang paling pertama Gue lakuin sesampainnya di pulau Kenawa yaitu foto-foto narsis mendirikan tenda sebelum matahari tenggelam juga sebagai tempat bermalam. Walau godaan untuk berfoto dari atas bukit diwaktu sunset lebih besar sih..




atas bukit kenawa, taken from http://edyraguapo.blogspot.co.id/2011/07/pulau-kenawa-surga-kecil-di-barat.html

Kenawa, CADAASS BOS :D


Camp Fire! Kenawa Island

Kegiatan yang sama halnya dengan kegiatan yang lo lakuin di paserang bisa lo lakuin di Kenawa.
Sedikit klimaks untuk Gue gambar pulau ini lewat tulisan, indah banget, yang jelas Gue cuma bisa bilang lo wajib untuk masukin destinasi dua pulau ini ketika lo berkunjung ke Sumbawa.

At least but not last, Gue cuma bisa bilang kalo seumur hidup Gue, Never Seen Anything Like "Paserang & Kenawa Island"


Senin, 14 Desember 2015

Desa Bangko-bangko, Hidden Paradise di Lombok barat



Pantai Desa Bangko



Masih dalam rangka melanjutkan tulisan gue di Destinasi anti mainstream Lombok untuk part 2 nya Guys, kali ini gue bakal rekomendasiin Desa Bangko-bangko. Tepat di hari ke 3 waktu gue backpack di Lombok, destinasi yang gue tuju waktu itu tempat ini,. Sebelumnya, bukan maksud gue untuk matahin niat kalian untuk mengunjungi Desa Bangko ini Guys, tapi akses untuk menuju Desa Bangko ini semi impossible kalo lo meniatkan diri untuk mengunjunginya seorang diri / lo naik motor, kenapa? yaitu  tadi, dimulai dari jalanan yang ancur, masih rawan, dan sepi dari keramaian. Terus kenapa gue bisa main kesana? jadi, dihari ke 3 gue berada di Lombok atau katakanlah Rumah Singgah Lombok, gue bertemu dengan seseorang yang sangat special, Mba Eva, siapakah dia? yaps, doi itu mantan host Jejak Petualang Trans7. Buat lo yang dulu sering nonton pasti tau lah doi siapa, hehe
Waktu itu, Mba Eva dan Mas Tengengean (suhu Traveler Kaskus Lombok) sedang ngadain ekspedisi kesana dan ngajakin beberapa visitor Rumah Singgah, berhubung visitor lain udah punya jadwal mereka masing-masing dan rancangan destinasi yang mau gue tuju dihari ke 3 masih belum jelas, yasudah, gue ikut dengan mereka untuk berekspedisi ke desa Bangko. Ditengah kegembiraan tetiba ada 2 anak backpacker Makassar,  Andi sama Nino yang tertarik juga buat ikut dengan ekspedisi, sampe akhirnya mantaplah kami ber 5 untuk melakukan ekspedisi ke Desa Bangko.
FYI, Desa Bangko ini terletak di ujung barat pulau Lombok Guys, coba aja liat di peta.

Tips & Trick :
  • Desa Bangko terletak di ujung barat pulau Lombok, cobalah liat peta buat mastiin-nya
  • Karena berada di ujung barat, untuk kalian yang singgah di Mataram, coba ikuti akses menuju Pl. Lembar, lalu ikuti terus sepanjang jalan pantai Sekotong, mungkin bisa nanya ke beberapa penduduk atau nelayan setempat
  • Pastikan bahwa lo gak pergi sendirian, minimal ber 4
  • Tidak disarankan sekali lo pake motor, akses yang lo lewatin bukan hanya jalan melainkan hutan juga yang masih ditempati monyet-monyet liar 



awal masuk Desa Bangko









yang gue bilang pabrik ikan tongkol









keadaan sekitar









Mangrove dan Sungai










Lucky you, kalo kalian bisa sampe ke Desa Bangko. Pantainya yang masih Perawan, terdapat hutan mangrove dan sungai kecil, disuguhi pabrikan ikan tongkol (ternyata Desa Bangko adalah Penyuplai ikan tongkol Guys), perjalanan yang fun, dsb.

FYI, Desa Bangko sebenernya cuma Desa kecil di pesisir barat lombok, bahkan gak lebih dari 20 kepala keluarga aja yang ngehuni Desa Bangko! gimana gak asik tuh Guys!

Tunggu apalagi Guys, come pack Your bag and go ahead!

Kamis, 24 September 2015

Destinasi antimainstream Lombok




Tips buat kalian yang bingung destinasi mana  yang bakal dikunjungi saat ke lombok. Kali ini gue bakal review destinasi pertama, they called it gili kondo, yes, one of most amazing destination in east lombok.
Gili kondo ini bisanya jadi menu utama anak-anak lombok backpacker, ya itu lah yang gue dengar dari mamak, pemilik rumah singgah lombok backpacker (aaah kangen mamaaak!).
Gimana caranya supaya bisa kesini? Jadi gini guys, gili kondo itu bisa dibilang private gili *CMIIW*, jadi untuk menuju kesana lo gak bisa dengan hanya seorang diri, dikarenakan solo backpacker gue kemaren gue singgah di rumah singgah lombok backpacker, maka untuk menuju kesana gue berhasil bergabung dengan teman-teman lain.
Kalo lo stay di mataram, sewa motor/mobil adalah hal yang tepat unutk menuju kesana, dengan cari teman dulu sebelumnya mnimal 7, bareng lo jadi 8. Ya itu masa yang minimal yah. Lanjut lo bisa ambil jalan menuju lombok timur, perjalanan bisa memakan waktu hingga 2 sd 3 jam. Sepanjang jalan lo bisa sedikit mengenal keadaan masyarakat lombok yang sangat ramah, pemandangan rinjani, pasar tradisional dsb. Sedikit klimaks ketika sudah berada di lombok timur, pastikan lo bertanya sama warga lokal hingga lo mendapati jalan dengan pepohonan segede gaban di pinggir jalan *asli bro, pohon dipinggir jalan sana gede banget segede bagong*. Kemudian kalian akan menemukan jalan masuk sebelah kanan yang tidak terlalu besar dan pastikan terus ikuti.




Sesampainya disana, bernego dengan pemilik perahu (perahu yang bakal jadi transport selama tour seharian), kalo jumlah temen yang lo dapetin beserta lo ada 10, pengkolektifan budget bisa 100.000 per/orang *mahal banget pi!!* tenang men, 100.000 itu bakalan worth it sama apa yang kalian dapet, pemjabarannya adalah 50.000 biaya kolektif sewa kapal perorang, 25.000 buat beli bluefin tuna (sangat wajib), dan 25.000 lagi biaya lo bua sewa snorkl gear. Yang wajib sebenernya cuma biaya sewa kapal aja, tapi ya masa lo gak bakal makan dan gak bakal snorkling, buat apa lo kesitu! Hehe





Tempat pertama yang dikunjungi yaitu spot snorkling (mantap abis bro! Air jernih berikut semua badan lo bakal di gigit sama ikan, gak sakit ko haha) black nemo dan jenjs ikan lain adalah spesies laut yang akan lo temui.





Kedua, hutan bakau, semi banyak bulu babinya sih tapi bisa dicegah kalo diem nya dispot yang bebas dari bulu babi *YAIYALAH!!!. Asoy banget, plus pemandangan rinjani di belakang haha!.





Ketiga, gili kapal, bro gili ini luasnya cuma segede uprit (dibaca: kecil banget), renang dsb bisa menjadi kegiatan yang bisa lo lajuin disini.
Keempat, gili kondo, bluefin tuna yang kalian beli, bisa dibakar dan dimakan disini, sesekali snorkling dipinggiran gili bisa jadi aktivitas selama nunggu ikan dibakar.














Kelima atau terakhir, yaitu gili bidara, gili ini bersebrangan sama gili kondo, tidak terlalu bersih layaknya gili kondo, tapi gili ini wajib disinggahi, kenapa? Karena lu bakal nemuin mini harbor yang bagus banget bro, tapi di gili bidara lo gak bisa berenang di tepinya, soalnya ada semacam jellyfish yang rata-rata ukurannya segede kuku ibu jari tapi bisa bikin kulit lo gatel, ...sama kaya pacar kamu yang kegatelan :p

Itulah yang bisa lo lakuin di hari pertama explore lombok, selain ngunjungi gili trawangan, air, meno yang terlalu banyak pengunjungnya.

Jumat, 18 September 2015

Tips (Solo) Traveling Dengan Budget Minim







Masih dari trip kemaren, seorang temen nanya sama gue dengan beberapa pertanyaannya. Mungkin beberapa pertanyaan itu bakal sedikit bermanfaat buat kalian.
1. Bawa duit berapa? Ko bisa ngebolang sejauh itu pake duit segitu?
2. Seriusan pergi sendiri? Gak takut diculik?
3. Mandi dimana? Nyuci dimana? Makan gimana?
Dan beberapa pertanyaan lain.
Oke, mari gue jabarkan sedikit jawaban untuk pertanyaan diatas.
1.  Ya, gue cuma bawa duit 2,8 juta. Tepat waktu balik ke rumah dan sampai di kamar, gue hitungan sisa duit gue masih sisa walaupun cuma 8ribu. Ko bisa cuma bawa duit segitu? Balik lagi, dengan apa prinsip seorang backpacker, mari kita nyanyiin lagunya kak Dwika yang dijadiin jingle nya kak Takdos si backpacker gembel:
"Aku ingin bertualang, perluas cakrawala
Tapi selalu terpentok biaya
Aku buat sebuah resolusi, kemewahan bukan yang kucari
Tapi kepuasan hati
Aku ambil saja ranselku
Dunia tunggu aku
Banyak yanh bilang aku gembel, they dont know me so well, im a backpacker
Ku bertualang dengan caraku, dunia tempat bermainku,
Whatever... im a backpacker"

from the songs lyrics, may we got what we want to know

2. Solo backpacker, it leaves you spechless then turn u be a friendly one! Ketika lu cuma jalan sendiri, pasti ada niatan untuk menjadi lebih supel. Dari supel terjalin lah relasi, relasi yang akrab bakal nimbulkan rasa ketertarikan satu sama lain (bukan cinta kaya pacar), dengan kata lain bisa aja lu di kasih tau tips apapun yang bisa menunjang solo backpacker lu dari teman perjalan lu atau mungkin di kasih tumpangan tidur di rumahnya. Asal masih di Indonesia, itu masih rumah lu kok. ( tapi tetep harus hati-hati)

3. Mandi? Ya tinggal mandi, ibarat lu lagi jalan, capek, nemu Masjid atau pom bensin, sekalian lu istirahat disitu lu ikut bersih-bersih badan dan logistik di rest area nya. Nyuci? Fexible lah 1 baju kan bisa dipake 2 hari, kalo baju lo abis, tinggal cuci di wastafel atau sebagainya, malam ketika lu istirahat, adalah waktu yg pas buat jemur pakaian. Ngerti kan? Gak susah kok. Makan? Ya tinggal makan, fikirkan 2 kali sebelum beli makanan apakah lu mau makan dengan menu royal dan trip lu berhenti lebih cepat atau dengan menu yg murah tapi tetep bisa ganjel perut dan tenggang waktu trip lu bisa lebih panjang. Thats your choice mate..

Haha, namanya juga backpacker. Cobalah buat keluar dari zona nyamanmu sesekali, demi mendapatkan pengalaman traveling yang tak terlupakan. Kalo kata Jacqueline Boone sih "Traveling Solo doesn't mean you're alone. Most often, You meet marvelous people along the way and make connections that last a lifetime"

Selasa, 08 September 2015

Full Itinerary Bandung - Dieng - Jogja - Lombok - Sumbawa - Bali (3 Nusa)

Berhubung kuliah gue ampir masuk (tingkat akhir nih hehe) dan kalo di banyak omong pasti gak keburu kayanya tulisan perjalanan solo backpacker gue ini cuma bisa buat gue tulis langsung ke itin, budget, sama destinasi. Mari kita salin apa yang gue tulis di travel book gue dan mungkin bisa jadi referensi sewaktu-waktu kalian mengagendakan perjalanan. Check this out (Gak gue bikin di Excel ya Gan, bakal gue tulis langsung dari awal pergi sampe balik + Tips & Trick)
Itinerary Bandung - Dieng - Jogja - Lombok - Sumbawa - Bali :

Day 1 (29 Juli) :
Angkot Sarijadi Bandung - Terminal Cicaheum Bandung 7.000
Bus Budiman Cicaheum - Terminal Wonosobo 85.000
*Untuk jadwal update terbaru Bis Bandung - Wonosobo dan sebaliknya agan  Bisa diliat disini

Day 2 (30 juli):
Terminal Wonosobo - Dieng 25.000
Rama Homestay Dieng 150.000 (buat 2 hari)
Total makan 1 Hari (3x) 26.000
Wisata Candi Arjuna, Kawah Sikidang 10.000
Wisata Telaga 5000
Sharecost beli makanan buat naik gunung 25.000
*Untuk review Losmen/Hostel/Hotel di Dieng Lihat disini

Day 3 (31 juli):
Guide Gunung Prau 100.000
Tiket Pendakian 10.000 (lebih tepatnya retibusi)
Jajan 34.000
Mie Ongklok 20.000
*Beberapa tips & trick survive di Dieng bisa agan lihat di tulisan Gue sebelumnya

Day 4 (1 agustus):
Makan 12.000
Mikro bus Dieng - Alun2 Wonosobo 20.000
Angkot Alun2 - Terminal Wonosobo 4.000
Bus Wonosobo - Magelang 25.000
Magelang - Jogja 17.000
Makan 10.000
Persiapan logistik perjalanan Jogja - Lombok 25.000
*Tips & Trick ada di tulisan Sebelumnya

Day 5 (2 Agustus):
Lempuyangan -Bayuwangi Baru 100.000
Fery Ketapang - Gilimanuk 7.500
(makan bekel dari Jogja jadi hari ini gak ngeluarin  buat makan)
*Waktu perjalanan Kereta Yogyakarta - Banyuwangi ditempuh dengan lama waktu sekitar 14 jam. Untuk meminimalisir budget, agan bisa bawa persediaan makanan dari Yogya, karena makanan di dalam kereta sedikit mahal hehe :D
*Untuk tarif terbaru Fery penyebrangan Ketapang - Gili Manuk Lihat disini

Day 6 (3 Agustus):
Pelabuhan Gilimanuk - pelabuhan Padang bay 60.000
Padang bay - pelabuhan Lembar 44.000
Makan Nasi kotak 6.000
Lembar - Mataram (tempat Rumah singgah Lombok Bakpacker) 30.000
Makan nasi kerucut, mie ayam 30.000
retribusi masuk Bukit idung, lombok tengah 5.000
Sewa Motor 60.000
*Untuk melanjutkan perjalanan Gili Manuk menuju Term.Ubud / Pl. Padang Bay agan bisa mengunakan transportasi Bis 3/4 "Bahagia" Bis bisa agan temukan ketka agan keluar dari Pl. Gili Manuk
*Untuk agan yang punya keberanian, sebenernya agan bisa nyoba hitchhike. Seperti yang kita tau kalo daerah ini adalah daerah surganya hitchhike. apa itu hitchike? Lihat disini

( TENTANG LOMBOK, SUMBAWA, BALI, TIPS & TRICK, GUE BAKAL BIKIN POSTINGANNYA, SOON :D )
Day 7 (4 Agustus):
Full Gili Kondo (snorkling, Pulau bakau, Gili Pasir, Bakar ikan Bluefin Tuna, Gili Bidara) 120.000
Kuliner Taliwang 80.000
Bensin 25.000
Perpanjang Motor 60.000

Day 8 (5 Agustus):
Tahu tek tek 8.000
Gili Nanggu, Sekotong Beach, Desa Bangko-bangko 110.000
Makan (ditraktir)
jajan 18.000

Day 9 (6 Agustus)
Tahu tek tek 8.000
Jajan 18.000
Pantai Selong belanak 10.000
Pantai Mawun 10.000
Pantai Kuta 5.000
Pantai Tanjung Aan 5.000
Bensin 20.000
Perpanjang motor 60.000

Day 10 ( 7 Agustus):
Makan & perlengkapan logistik buat camping di Pulau Kenawa  45.000
Bensin 20.000
Tiket Pl Kayangan - Pl Sumbawa (lupa gue namanya) 20.000
Motor buat 2 hari 120.000
Tiket kapal ke Pulau Kenawa & Paserang 60.000
Makan 10.000
Destinasi di Sumbawa yang di kunjungi: Pulau Paserang & Kenawa

Day 11 (8 Agustus):
Balik ke Lombok Kapal Fery 20.000
Logistik 30.000
Bensin 10.000
Makan 15.000

Day 12 (9 Agustus):
Fery Lembar - Padang bay 45.000
Makan 10.000
Pop Mie 10.000
Transport Padang bay - Denpasar 50.000
Bis Sabaragita (lupa spillingnya wkwk) 2000
Makan 18.000 (susah halal food disini)
Beli casan (soalnya ilang dijalan) 45.000

Day 13 (10 Agustus):
Speed Boat Sanur - Nusa Lembongan 85.000
Makan soto 12.000
Motor 100.000
Destinasi yang dikinjungi: Dream Beach, Devil Tear, the Hill of Junggut Batu, Jumpcliff point blue Lagoon
*List Harga Speed Boat


Day 14 (11 Agustus):
Public Boat Nusa ceningan - Nusa penida 20.000
Makan nasi mix 15.000
Motor 80.000
Destinasi yang dikunjungi: Pantai atuh, Broken beach Uug, Goa (lupa namanya)
Fast Boat Pulang ke sanur dari Nusa penida 75.000

Day 15 ( 12 Agustus) :
Homestay temen gratis
Beli tiket kereta Banyuwangi - lempuyangan 100.000
Tiket Kutoarjo - Kiara condong 65.000
tax 5.000
makan di traktir temen yang disinggahi

Day 16 (13 Agustus):
Keliling Biasa, tanpa ngeluarin biaya
Pulang dari denpasar tujuan Surabaya tapi turun di Pelabuhan ketapang pake damri di terminal ubud 50.000

Day 17 (14 Agustus):
Banyuwangi - Lempunyangan (tiket yang udah di pesen)
Makan Rames 18.000
Makan Nasgor 15.000
Tidur di Masjid

Day 18 (15 Agustus)
Makan 15.000
kereta lempuyangan -kutoarjo dan perlengkapan makan ke bandung 20.000

Total: 2.704.000
low budget kah? haha iyalah orang ngegembel teroos!

kurang lebihnya segitu yang gue catet di travel book gue, rancu? iya! gak apa-apalah haha yang penting redaksinya. seneng, sedih, marah, kangen orang rumah, kangen mantan, semua gue dapetin di perjalan gue kali ini. banyak banget pelajaran yang gue dapetin seperti gue yang baru sadar kalo gue takut ketinggian waktu mucuk ke gunung prau, gue yang ternyata gak terlalu cupu snorkling, tentang belajar setiap budaya orang yang gue temuin, belajar gak boleh ceplas ceplos nanya religi ke orang asing, dan masih banyak.
setiap perjalan pasti ada ceritanya, walaupun gue udah nginjek di tingkat akhir kuliah yang bakal sibuk, nanti gue bakal bikin story telling tentang perjalanan yang udah gue jalanin. kalo ada pertanyaan silahkan kontak di lutfisurya31@gmail.com / untuk foto-foto bisa di Instagram gue @lutffipratama.